Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

3 Tips Memahami Teks Recount Dengan Cepat Untuk Siswa SMP dan MTs

Teks recount adalah teks yang menunjukkan suatu peristiwa atau kondisi di masa lalu. Teks ini biasanya dipelajari siswa SMP/MTs kelas VIII semester ganjil. Kali saya saya akan berbagi 5 tips memahami teks recount dengan cepat.

Ciri khas dari teks recount adalah menggunakan kata kerja bentuk II ( past form) dan adanya rentetan kejadian (series of events). Kata kerja bentuk kedua itu sendiri kebanyakan berakhiran dengan huruf ed. Kebanyakan tidak berarti semua. Ada juga yang tidak beraturan huruf ed ( disebut kata kerja tidak beraturan/irregular verb). Misalnya: drank, brought, read, wrote dan lain-lain. Nah kadang-kadang mendeteksi kata kerja II inilah yang dijadikan alasan kesulitan memahami isi teks recount.

Contoh teks yang bisa digolongkan sebagai teks recount antara lain: pengalaman di masa lalu ( baik pengalaman penulisnya, tokoh terkenal atau orang lain), biografi tokoh atau public figure dan otobiografi( sejarah hidup yang ditulis oleh pelakunya sendiri).

Ciri lain yang mudah diingat-ingat adalah adanya urutan peristiwa (series of events). Ini ditunjukkan dengan adanya kata-kata: then, after that, after..., before..., finally dan lain-lain.
https://alip-bak.blogspot.com

Agar bisa memahami teks recount dengan cepat dan mudah silahkan baca beberapa tips berikut ini:

1. Fahami maksud inti tiap paragraf

Maksud inti adalah istilah lain dari pikiran pokok, pikiran utama atau ide pokok ( main idea). Jadi dalam membaca sebuah teks recount tidak harus dibaca semua kata dalam sebuah teks. Tidak perlu sedetail-detailnya dari awal sampai akhir. Yang penting pembaca mengerti : oh paragraf satu tentang ini, paragraf dua tentang itu dan sebagainya.

Maksud inti biasanya berupa kalimat penting di awal atau akhir paragrah. Contoh di awal: Last Sunday I went to Bandengan beach. Contoh di akhir paragraf: We were very tired but it was fun. Di kedua contoh diatas bisa dikatakan bahwa ide pokok dari paragraf yang dimaksud sama persis dengan kalimat utama yang tersurat/ tertulis.

Agak bermasalah ketika pikiran utama tidak tersurat dalam bentuk kalimat utama ( meski ini jarang). Mau tidak mau pembaca harus membaca sebuah paragraf secara lengkap, kata perkata lalu menyimpulkan sendiri apa maksud inti dari paragraf tersebut.

2. Fahami konteks dari teks yang dibaca

Dalam bahasa sederhana konteks artinya kurang lebih adalah cakupan atau tema yang dibahas dalam teks itu tentang apa. Misalnya tentang piknik ke candi Borobudur dan kisah kehidupan seorang pemain sepak bola terkenal.  Dengan memahami konteks maka akan lebih mempermudah dalam mengira- ira alur cerita.  Apalagi kalau sudah hafal versi teksnya dalam bahasa Indonesia, akan jauh lebih mudah lagi. Misalnya kisah tentang Cristiano Ronaldo. Bagi penggemar bola dia akan tahu bahwa Ronaldo mulai terkenal ketika bermain di Manchester United, nomor punggungnya 9. Lalu pindah ke Real Madrid dan saat ini (2019) masih bermain di Juventus. Pernah mendapat penghargaan bla..bla..bla..dan seterusnya. Pasti pembaca yang gila bola tidak memerlukan kamus untuk mengerti teks tersebut karena dia akan sangat percaya dia dalam menebak arti kata.

3. Fahami generic structure atau susunan umum teks recount

Teks recount mempunyai susunan seperti ini:

Paragraf pertama----Orientation

Paragrah isi-------------Events

Paragraf terakhir----Reorientation

Paragraf isi dimulai dari paragraf kedua sampai sebelum paragraf terakhir.

Orientation atau orientasi atau pembuka adalah pengenalan tokoh dan topik utama yang akan dijabarkan pada paragraf-paragraf berikutnya.

Reorientation atau paragraf penutup berisi akhir cerita dan kesan atau komentar dari rentetan peristiwa yang dikisahkan pada paragraf isi. Meski kadang bagian reorientation ini tidak disertakan. Utamanya dalam cuplikan teks yang digunakan untuk soal/pertanyaan. Misalnya soal penilaian harian, penilaian tengah semester, penilaian akhir tahun dan ujian nasional. Alasannya kalau ditulis semua terlalu panjang.

Kenapa memahami generic structure termasuk faktor yang menentukan?

Peserta didik biasanya mengacuhkan tentang generic structure ini karena memang jarang bahkan tidak pernah muncul di ujian. Namun dengan hafal generic structure para siswa akan jauh tenang dan sistematis dalam berfikir sesuai langkah-langkah retorika yang benar.

Demikian masukan dari saya, mudah-mudahan bermanfaat. Jangan sungkan untuk mengkritik dengan menulis di kolom komentar.

Post a Comment for "3 Tips Memahami Teks Recount Dengan Cepat Untuk Siswa SMP dan MTs"