1 Metode Menambah Kosakata Yang Sudah Terbukti Ratusan Tahun

Mau seperti apapun kurikulumnya, atau mau diperbarui seberapa seringpun,dalam pembelajaran Bahasa Inggris penguasaan kosakata/vocabulary adalah hal yang paling esensial. Pronunciation atau pelafalan yang biasanya berbentuk tagihan lisan seperti mempraktekkan dialog atau reading aloud/membaca nyaring juga penting sih. Tapi tetap lebih penting penguasaan kosakata. Kenapa?

Karena di Indonesia berbagai format ujian masih didominasi ujian tulis. Seperti Ujian Nasiona SD, SMP, SMA dan masuk Perguruan Tinggi. Memang sih di sekolah menengah atas (SMA, SMK dan MA) ada ujian listening tapi porsinya sangat sedikit dan bisa dikatakan tidak menentukan. Ini berarti misalnya ada anak yang bahkan-maaf- tuna wicarapun asal dia tau banyak arti kata-kata pastilah dia bisa mengerjakan dan mendapat nilai yang bagus. Atau lumayanlah.  Apalagi kalau ngomongin penilaian harian, penilaian tengah semester dan penilaian akhir tahun. Hampir semua tak ada skill speaking dan listening yang diujikan.

Alasan kedua adalah penguasaan kosakata lebih menguntungkan dibanding aspek pelafalan bagus tanpa tahu terjemahannya. Lagi-lagi ini terjadi di negara tercinta kita, Indonesia,  Sebagian besar guru-guru Bahasa Inggris, bahkan para dosen, apalagi murid-muridnya sangat jarang mempraktekkan komunikasi menggunakan bahasa inggris dalam kehidupan sehari-hari. Rasanya begitu sulit mencari mitra yang mau diajak latihan. Dengan demikian maka makin sulitlah orang memperbanyak perbendaharaan katanya. Karena itu para murid harus pandai-pandai memainkan siasat bagaimana menambah jumlah kosakata sebanyak-banyaknya dalam kondisi demikian. Pun para guru. Mereka harus mampu menerapkan sebuah metode yang tepat  untuk mengantisipasi masalah ini.

Nah disini saya akan mencoba berbagi pengalaman tentang metode KARTU. Loh sekedar kartu toh? Eiit tunggu dulu, jangan meremehkan. Metode ini benar-benar sudah terbukti berhasil sejak dulu kala.

Ini nih bentuk kartunya:



Kartu bagian depan itu adalah gambar kaus. Bahasa Inggrisnya T Shirt atau jersey.  Bukan SMILE ya, he he.  Sedangkan yang ketutup spidol hitam itu adalah tulisan jersey. Sengaja saya tutup. Saya ingin membuat modifikasi cara menggunakan kartu ini. Bagian yang ada gambarnya inilah yang akan kita tunjukkan pada siswa.

Sedangkan bagian belakang, yaitu bagian yang kita lihat adalah sebagai berikut:



CARA MENGGUNAKAN KARTU

O  iya hampir lupa. Kartu ini paling cocok digunakan untuk mengajarkan materi tentang things/ benda-benda. Paling pas ya untuk anak SD. Atau SMP/MTs kelas VII. Di Kompetensi Dasarnya ada. Kartu ini bisa Anda dapatkan di toko buku. Kalau ternyata tidak ada, mungkin Anda bisa pesan online. Saya sendiri membelinya dari toko buku. Mumpung ada yang cocok ini, pikir saya.

Ini ilustrasi dialognya saat proses belajar mengajar berlangsung:

Teacher          : What is this?

Students:        : (menjawab macam-macam)

Teacher           : Ok, Please repeat after me : JERSEY

Students          : JERSEY

Teacher            : Once again, please

Students           : JERSEY


Lalu Anda bisa ganti ke kartu-kartu lainnya. Usahakan dikelompokkan per kategori, misalnya pakaian. Terus nanti dilanjutkan things in the kitchen dan seterusnya.

Di bagian akhir nanti ulangi sekali lagi sambil anak diminta menuliskan nama bendanya di buku masing-masing. Lalu dikoreksi ramai-ramai, siswa maju menulis di whiteboard, pemberian reward dan lain-lain..

Nah gitu yang saya lakukan . Dan alhamdulillah hasilnya lebih bagus dari perkiraan. Yang jelas metode ini akan melekat lebih kuat dan lebih lama di otak anak-anak. Silahkan Anda coba praktekkan sambil menunggu postingan saya yang lain ya...he he.






English Game: The Clown

THE CLOWN

Peralatan         : -

Peserta            : Kelompok/Group

Untuk Jenjang : Elementary/Dasar

Alat                 : Kostum Badut beserta semua atribut dan asesorisnya


Jumlah peserta yang bisa ikut main adalah 20 pemain. Anda sebagai the Clown atau si Badut berdiri sendirian di tengah. Para pemain lain harus duduk melingkar mengelilingi Anda. Kenakan pakaian the clown selengkap mungkin. Makin banyak dan bervariasi atribut yang Anda pakai maka permainan juga akan makin meriah dan bermanfaat.



Sekarang saatnya mulai. Berilah kode atau isyarat pada pemain pertama- misalnya Budi- untuk memperhatikan Anda. Tugas Budi nantinya adalah merespon pernyataan atau kalimat yang Anda ucapkan. Sekarang giliran Anda (the Clown). Tunjuklah salah satu bagian anggota tubuh atau pakaian Anda, misalnya hidung. Nah sambil menunjuk hidung Anda katakanlah sebuah PERNYATAAN YANG SALAH, misalnya: "This is my ear" (telinga). Si Budi harus menjawab dengan cepat sambil menunjuk bagian tubuh yang disebut ear (telinga) dan berkata: " This is my nose "(hidung).

Anda tidak bingung kan? Pokoknya jawaban harus berbeda dengan benda yang ditunjuk. Kalau istilah bahasa Jawa namanya SLENCO. Contoh slenco ini misalnya ada orang bertanya, Hey mau kemana Bang? eh si Abang malah jawab: ini cuman dikasih tiga puluh ribu. Emang pelit dia. Jadi ditanya apa jawabannya malah kemana-mana. Indonesia punya pelawak yang bergaya model-model beginian. Namanya Pak Bolot. Kenal kan?

Eiit, tapi tunggu dulu. Baca sekali lagi contoh di atas. Anda menunjuk HIDUNG, meski berkata: this is my ear. Budi HARUS memegang ear ( telinga ) tapi berkata; This is my nose (HIDUNG). Jadi permainan ini tidak asal ngawur. Tidak persis dengan gaya pak Bolot. Tetep ada aturannya. Coba praktekkan saja, nanti Anda akan faham sendiri.

Lalu bagaimana kelanjutannya? Pemain yang kelamaan atau tidak bisa atau salah menjawab, atau salah menunjuk anggota badannya maka ia akan menggantikan posisi ada. Dia harus berdiri di tengah dan menjadi the Clown.

Sebenarnya permainan ini juga bisa diganti dengan realia, media pembelajaran yang berbentuk mirip aslinya. Misalnya mainan binatang kecil-kecil itu. Angkatlah seekor kerbau lalu katakan : this is a cow ! Pemain lain harus mengangkat seekor sapi mainan lalu berkata dengan keras : This is a buffalo. Cuma ya itu, kalau tidak ada badutnya namanya sudah bukan the Clown lagi, he..he..Ya nggak??

Terima kasih sudah berkunjung. Jangan tobat berkunjung dulu ya. Insya Allah bahasainggris.site akan selalu saya update secara rutin.

English Game: Bingo


1. BINGO

Peralatan           : Kertas, bolpoint

Peserta              : Perorangan

Untuk Jenjang  :  Intermediate

Permainan BINGO sangat terkenal di Amerika dan Eropa. Game ini juga simpel, menarik dan ramai. Guru atau Anda yang berperan sebagai pengatur game ini. Siapkan dulu 16 kata yang termasuk dalam kategori fruits (buah-buahan). Sementara itu mintalah masing-masing pemain menggambar sebuah kotak besar di buku atau kertas mereka. Bagilah kotak besar itu menjadi 16 kotak kecil-kecil ( 4 x 4).



Langkah selanjutnya suruh masing-masing peserta untuk menuliskan 16 kata yang termasuk dalam kategori fruits. Urutannya bebas, yang penting semua kotak terisi. Beri mereka waktu 10 menit untuk melakukan itu.


Sekarang saatnya Anda menjalankan peran Anda. Bacakan satu persatu daftar kata Anda, misalnya mango. Apabila dalam kotak yang dibuat peserta ada kata mango, suruhlah ia untuk membuat tanda centang di kata mango tersebut. 

Teruskan baca kata-kata Anda sampai habis 16 kata. Nah inilah saat yang dinanti : bila peserta berhasil membuat 4 tanda silang secara berurutan dalam satu garis (boleh mendatar, menurun atau diagonal) ia harus mengangkat tangannya dan berteriak: "BINGO "



*)Keterangan:

--- Anda bisa menentukan kategori lain, misalnya: animals, things in the bedroom, professions, part of body, public places, dll
--- Jumlah kotak bisa diganti yang penting persegi. Tapi yang ideal memang 16
--- Sebenarnya bila ada yang sudah BINGO maka game selesai. Tapi agar pemain lain senang Anda bisa tetap membacakan 16 kata Anda sehingga akan ada pemain lain yang juga bisa BINGO

RPP Bahasa Inggris SMP/MTs Kelas 7 Gasal GREETING

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Satuan Pendidikan 
Mata Pelajaran        : Bahasa Inggris
Kelas/semester         : VII/1 (satu)
Materi Pokok           Teks lisan untuk sapaan dan pamitan
Alokasi Waktu         : 3 pertemuan (6 JP)

A. Kompetensi Inti 

KI 1
:
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI 2
:
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotongroyong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI 3
:
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI 4
:
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori




No
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian
Kompetensi
1
1.1
Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar komunikasi internasional yang diwujudkan dalam semangat belajar.


2
2.2
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan komunikasi transaksional dengan guru dan teman



2.3
Menunjukkan perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai, dalam melaksanakan komunikasi fungsional.


3

3.1
Memahami fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada ungkapan sapaan dan pamitan serta responnya, sesuai dengan konteks penggunaannya.
.
3.1.1




3.1.2



Mengamati ungkapan atau tutur kata yang digunakan dalam greetings dan leaving taking.

Mengidentifikasi ungkapan yang digunakan dalam greetings dan leaving taking.
4
4.1
Menyusun teks lisan sederhana untuk mengucapkan dan merespon sapaan dan pamitan dengan memperhatikan fungsi social, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai dengan konteks
4.1.1



4.1.2




4.1.3






4.1.4




Menirukan ungkapan untuk greetings dan leave taking.

Membuat percakapan pendek dalam menggunakan ungkapan greetings dan leave taking.

Menggunakan struktur teks dan unsur kebahasaan ungkapan greetings dan leaving taking dengan benar dan tepat

Melakukan percakapan greetings dan leaving taking secara berkelompok atau berpasangan dengan percaya diri.


C.      Tujuan Pembelajaran  

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat:1)    Mengamati ungkapan atau tutur kata yang digunakan dalam greetings dan leaving taking
2)    Mengidentifikasi ungkapan yang digunakan dalam greetings dan leaving taking.
3)    Menirukan ungkapan untuk greetings dan leave taking.
4)    Membuat percakapan pendek dalam menggunakan ungkapan greetings dan leave taking.

5)    Menggunakan struktur teks dan unsur kebahasaan ungkapan greetings dan leaving taking dengan benar dan tepat
6)    Melakukan percakapan greetings dan leaving taking secara berkelompok atau berpasangan dengan sopan, tanggung jawab, peduli, santun, dan percaya diri.


D.      Materi Pembelajaran 
Fungsi Sosial            :
Menjaga hubungan interpersonal dengan guru dan teman
Struktur teks
(ungkapan hafalan, tidak perlu dijelaskan tata bahasanya)
a.   Good morning. How are you?, Fine, thank you. And you? dan semacamnya
b.   Goodbye. Bye. See you later. See you. Take care., dan semacamnya
Unsur kebahasaan
(1)   Kosa kata dan tata bahasa baku.
(2)   Ucapan, tekanan kata, intonasi.
(3)   Ejaan dan tanda baca.
(4)   Tulisan tangan.
Topik
Berbagai hal terkait dengan interaksi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran, di dalam maupun di luar kelas, dengan memberikan keteladanan tentang perilaku santun dan peduli.

E.       Metode Pembelajaran
1.         Metode Ilmiah
2.         CTL

F.        Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1.         Media
Laptop dan LCD

2.         Alat


Realia bendaspidol warna, kertas spectra, kertas plano


3.         Sumber Pembelajaran
a.      Zaida, Nur. Bright: An English Course for Junior High School Students. Jakarta: Penerbit Erlangga.Hal. 1-10, atau buku When English Rings a Bell chapter I halaman 1-23
b.      Keteladanan ucapan dan tindakan guru menggunakan setiap tindakan komunikasi interpersonal/ transaksional  dengan benar dan akurat.
c.       Sumber dari internet, seperti: www.salahkaprah.net

A.      Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Kesatu

Pendahuluan  (10 menit )
1)      Guru memberi salam (greeting);
2)      Guru memeriksa kehadiran siswa;
3)      Guru menyiapkan  peserta  didik  secara  psikis  dan  fisik  untuk  mengikuti proses   pembelajaran;
4)      Guru memberi  motivasi  belajar  siswa  secara  kontekstual  sesuai  manfaat dan  aplikasi  materi  ajar  dalam  kehidupan  sehari-hari,  dengan memberikan  contoh  dan  perbandingan  lokal,  nasional  dan internasional;
5)      Guru mengajukan tentang kaitan antara pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
6)      Guru menjelaskan tentang tujuan  pembelajaran  atau  kompetensi  dasar  yang  akan dicapai;
7)      Guru menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan sesuai silabus.

Kegiatan inti (60 menit)

Mengamati
1)      Peserta didik mengamati gambar mengenai bagian waktu (activity 1).
2)      Peserta didik mendengarkan rekaman dan mengucap ulang ungkapan yang didengarnya (activity 3).
3)      Peserta didik mendengarkan rekaman dan berlatih mengungkapkan ungkapan yang didengarnya (activity 4).
4)      Peserta didik mengamati ungkapan-ungkapan yang dapat digunakan dalam greetings dan leave taking (activity 5).


Menanyakan
1)      Peserta didik mengajukan pertanyaan tentang isi teks,
2)      Peserta didik mengajukan pertanyaan tentang makna kata,
3)      Peserta didik mengajukan pertanyaan tentang tata bahasa,
4)      Peserta didik mengajukan pertanyaan tentang struktur teks,
5)      Peserta didik mengajukan pertanyaan tentang fungsi komuikatif teks,
6)      Peserta didik mengajukan pertanyaan tentang hal-hal lain yang ingin diketahui dengan cara yang sederhana.
7)      Peserta didik mengidentifikasi ungkapan yang tepat sesuai gambar (activity 7).


https://www.salahkaprah.net


Penutup (10 menit)
1)      Peserta didik dan guru melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran dan manfaat-manfaatnya.
2)      Peserta didik dan guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
3)      Guru memberikan penugasan berupa tugas mandiri untuk menuliskan Jatidiri secara sederhana yang memuat kata kerja, kata sifat, kata ganti milik, dan kata yang menunjukkan profesi seseorang.
4)      Peserta didik memperhatikan informasi tentang rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
5)      Peserta didik dan guru mengucapkan salam perpisahan.


Pertemuan Kedua

Pendahuluan  (10 menit )
1)      Guru memberi salam (greeting);
2)      Guru memeriksa kehadiran siswa;
3)      Guru menyiapkan  peserta  didik  secara  psikis  dan  fisik  untuk  mengikuti proses   pembelajaran;
4)      Guru memberi  motivasi  belajar  siswa  secara  kontekstual  sesuai  manfaat dan  aplikasi  materi  ajar  dalam  kehidupan  sehari-hari,  dengan memberikan  contoh  dan  perbandingan  lokal,  nasional  dan internasional;
5)      Guru mengajukan tentang kaitan antara pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
6)      Guru menjelaskan tentang tujuan  pembelajaran  atau  kompetensi  dasar  yang  akan dicapai;
7)      Guru menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan sesuai silabus.

Kegiatan inti (60 menit)

Mengeksplorasi
1)   Peserta didik mendengarkan dan menyaksikan contoh interaksi mengenai greetings dan leave taking serta responnya dalam bahasa Inggris dari film, kaset, buku teks, dsb.
2)   Peserta didik menirukan contoh-contoh greetings dan leave taking  serta responnya dalam bahasa Inggris dengan ucapan, tekanan kata, intonasi, dan sikap yang benar.
3)   Peserta didik mengidentifikasi ciri-ciri (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan) ungkapan greetings dan leave taking serta responnya.
4)   Peserta didik mendengarkan rekaman dan mengisi teks rumpang dengan ungkapan greetings dan leave taking sesuai dengan yang didengarnya (activity 8).
5)   Peserta didik secara kolaboratif berlatih menggunakan bahasa Inggris dalam greetings dan leave taking (activity 8).

Mengasosiasi
1)      Peserta didik  membandingkan berbagai ungkapan greetings and leave taking serta responnya yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber.
2)      Peserta didik mendengarkan rekaman dan mengidentifikasi bunyi vokal /I/ (activity 9).
3)      Peserta didik mencari arti dari berbagai ungkapan yang berkaitan dengan greetings dan leave taking.
4)      Peserta didik menyusun percakapan yang telah diacak sesuai dengan urutan pada konteks greetings dan leave taking (activity 11).
Penutup (10 menit)
1)      Peserta didik dan guru melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran dan manfaat-manfaatnya.
2)      Peserta didik dan guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
3)      Guru memberikan penugasan berupa tugas mandiri untuk menuliskan deskripsi sederhana tentang sifat dan ciri fisik benda-benda kesayangan mereka atau benda-benda unik berdasarkan hasil penelusuran di laman-laman internet.
4)      Peserta didik memperhatikan informasi tentang rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
5)      Peserta didik dan guru mengucapkan salam perpisahan.

Pertemuan Ketiga

Pendahuluan  (10 menit )
1)      Guru memberi salam (greeting);
2)      Guru memeriksa kehadiran siswa;
3)      Guru menyiapkan  peserta  didik  secara  psikis  dan  fisik  untuk  mengikuti proses   pembelajaran;
4)      Guru memberi  motivasi  belajar  siswa  secara  kontekstual  sesuai  manfaat dan  aplikasi  materi  ajar  dalam  kehidupan  sehari-hari,  dengan memberikan  contoh  dan  perbandingan  lokal,  nasional  dan internasional;
5)      Guru mengajukan tentang kaitan antara pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
6)      Guru menjelaskan tentang tujuan  pembelajaran  atau  kompetensi  dasar  yang  akan dicapai;
7)      Guru menyampaikan cakupan materi dan uraian kegiatan sesuai silabus.


Kegiatan inti (60 menit)


Mengomunikasikan
8)      Peserta didik secara berpasangan melengkapi dialog rumpang mengenai greetings dan leave taking kemudian mempraktekkannya di depan kelas (activity 12).
9)      Peserta didik secara berpasangan melakukan role play yang melibatkan ugkapan greetings dan leave taking(activity 13).
10)  Guru memberikan umpan balik terhadap pemahaman konsep peserta didik tentang materi yang dipelajari..

Penutup (10 menit)
17)  Peserta didik dan guru melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran dan manfaat-manfaatnya.
18)  Peserta didik dan guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
19)  Guru memberikan penugasan berupa tugas mandiri untuk menuliskan deskripsi sederhana berbagai macam ungkapan thanking di internet
20)  Peserta didik memperhatikan informasi tentang rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
21)  Peserta didik dan guru mengucapkan salam perpisahan.

A.      Penilaian

1. Rubrik Penilaian Sikap Spiritual
No
Indikator
Skor
1
Menggunakan 8 kata positif dan dua diantaranya adalah kata “God” dan “Thank”
5
2
Menggunakan 6 kata positif dan dua diantaranya adalah kata “God” dan “Thank”
4
3
Menggunakan 4 kata positif dan dua diantaranya adalah kata “God” dan “Thank”
3
4
Menggunakan 4 kata positif tanpa kata “God” dan “Thank”
2
5
Menggunakan kurang dari 4 kata positif tanpa kata “God” dan “Thank”
1



a.         Pedoman Penskoran:



2. Rubrik Penilaian Sikap Sosial
      
Deskripsi sikap sosial
Nilai
Berperilaku santun, peduli, dan percaya diri  dalam melaksanakan komunikasi interpersonal dengan guru dan teman.
Selalu
2
Kadang-kadang
1
Jarang
0.5

a.       Pedoman Penskoran


Konversi Kompetensi Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap

Predikat
Nilai Kompetensi
Pengetahuan
Keterampilan
Sikap
A
4
4
SB
A-
3.66
3.66
B+
3.33
3.33
B
B
3
3
B-
2.66
2.66
C+
2.33
2.33
C
C
2
2
C-
1.66
1.66
D+
1.33
1.33
K
D-
1
1

3.      Pengetahuan

b.        Teknik Penilaian          : Tes Tertulis
c.         Bentuk Instrumen        :Mengisi teks rumpang, menerjemahkan, dan mencocokkan
d.        Kisi-kisi                         :
No.
Indikator
Butir Instrumen
1.        
Peserta didik dapat mengartikan frasa kedalam bahasa Indonesia.
Activity 10
2.        
Peserta didik dapat menyusun dialog yang telah diacak.
Activity 11

4.      Keterampilan
e.         Teknik Penilaian    : Unjuk Kerja
f.          Bentuk Instrumen  Tes kemampuan mendengarkan dan berbicara
g.        Kisi-kisi:
No.
Keterampilan/Indikator
Butir Instrumen
Mendengarkan


  1.  
Pesertaa didik dapat  menyususn dialog sesuai dengan teks yang didengarnya
Activity 7

  1.  
Peserta didik dapat mengidentifikasi bunyi /I/
Activity 9
Berbicara


  1.  
Peserta didik dapat melengkapi percakapan yang didalamnya terdapat ungkapan greetings dan leave taking.
Activity 8

  1.  
Peserta didik dapat melengkapi percakapan yang didalamnya terdapat ungkapan greetings dan leave taking.
Activity 12

  1.  
Peserta didik dapat membuat percakapan yang didalamnya terdapat ungkapan greetings dan leave taking.
Activity 13


h.        Konversi keterampilan membaca dan mendengarkan.
Setiap jawaban benar diberi skor 1 (satu)



i.           Rubrik untuk penilaian keterampilan berbicara

ASPEK
KETERANGAN
SKOR




Pelafalan
·         Sangat jelas sehingga mudah dipahami
·         Mudah dipahami meskipun pengaruh bahasa ibu dapat dideteksi
·         Ada masalah pengucapan sehingga pendengar perlu  konsentrasi penuh
·         Ada masalah pengucapan yang serius sehingga tidak bisa dipahami
4
3

2

1
Tatabahasa
·         Tidak ada atau sedikit kesalahan tatabahasa
·         Kadang-kadang ada kesalahan tetapi tidak mempengaruhi makna
·         Sering membuat kesalahan sehingga makna sulit dipahami
·         Kesalahan tatabahasa sangat parah sehingga tidak bisa dipahami
4
3

2

1
Kosakata
·         Menggunakan kosakata dan ungkapan yang tepat
·         Kadang-kadang menggunakan kosakata yang kurang tepat sehingga harus menjelaskan lagi
·         Sering menggunakan kosakata yang tidak tepat 
·         Kosakata sangat terbatas sehingga percakapan tidak mungkin terjadi
4
3

2
1
Kelancaran
·         Sangat lancar.
·         Kelancaran sedikit terganggu oleh masalah bahasa
·         Sering ragu-ragu dan terhenti karena keterbatasan bahasa
·         Bicara terputus-putus dan terhenti sehingga percakapan tidak mungkin terjadi.
4
3
2

1



j.          Pedoman Penskoran:


Konversi Kompetensi Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap

Predikat
Nilai Kompetensi
Pengetahuan
Keterampilan
Sikap
A
4
4
SB
A-
3.66
3.66
B+
3.33
3.33
B
B
3
3
B-
2.66
2.66
C+
2.33
2.33
C
C
2
2
C-
1.66
1.66
D+
1.33
1.33
K
D-
1
1



Mengetahui,
Kepala 




Guru Mata Pelajaran